Al-Matien Kunjungi Wakil Menteri Luar Negeri; Anis Matta, Lc

Oleh: Dr. KH. Muhammad Rahman, Lc. M.A. Sekjend Al-Matien

Pada hari Selasa, 21 Januari 2025, jajaran Aliansi Ulama Alumni Timur Tengah (Al-Matien) melakukan kunjungan silaturahmi dan dialog kebangsaan ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, dan diterima secara resmi oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Bapak Anis Matta di kantor Kemlu RI, Jakarta.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Al-Matien dalam membangun komunikasi strategis dengan elemen pemerintah, khususnya dalam isu-isu kebijakan luar negeri yang bersinggungan dengan dunia Islam, diplomasi Timur Tengah, serta posisi Indonesia dalam percaturan global umat Islam.

Rombongan Al-Matien dipimpin oleh Dr. KH. Arip Rahman, MA selalu Ketua, KH. Dr. H.Muhammad Rahman, Lc., MA Sekretaris Jendral didampingi Jajaran DPP Al-Matien dan juga sejumlah ulama alumni universitas terkemuka dari Mesir, Arab Saudi, Yaman, Sudan, Suriah, dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebangsaan, berbagai gagasan strategis disampaikan, antara lain:

Perlunya diplomasi kebudayaan dan keislaman yang lebih proaktif terhadap dunia Arab dan Muslim global;

Dukungan terhadap posisi politik luar negeri Indonesia yang adil, bebas aktif, dan berpihak pada kemerdekaan bangsa Palestina;

Sinergi antara diplomasi ulama dan diplomasi negara dalam menjaga kepentingan umat dan bangsa.

Wamenlu Anis Matta menyambut baik inisiatif dan visi kebangsaan Al-Matien. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan kalangan ulama dan intelektual Islam dalam memperkuat diplomasi peradaban Indonesia, sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam dunia internasional.

Pertemuan diakhiri dengan tukar cendera mata berupa buku karya Dr. KH. Dr. Muhammad Rahman, Lc., MA Sekjend almatien yang berjudul “Nilai-Nilai Politik Dalam Al-Qur’an dan Implementasi, Perspektif Tafsir Maqashidi” dan foto bersama sebagai simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam mengusung diplomasi yang beradab, inklusif, dan bernilai Islam wasathiyah.

Sosial Media Kami

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *